“MEMULAI DENGAN MODAL DENGKUL”

by Pramono ‘Pakde’ Dewo II
https://www.facebook.com/pramonopakde.dewoii?hc_location=stream

“MEMULAI DENGAN MODAL DENGKUL”

Mencari pekerjaan sulit di zaman ini. Jumlah angkatan kerja tidak sesuai dengan ketersediaan formasi pekerjaan. Angka pengangguran meningkat setiap tahun. Data tentang pengangguran terbuka dari tahun 2000 ke 2010 meningkat, yaitu sebesar 5,228,115 orang di tahun 2010 menjadi 6,965,795 orang di tahun 2010. (Data BPS).

Usaha sektor non formal kemudian menjadi pilihan mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan.

Ironinya, kesempatan mendirikan usaha kecil tidak menarik bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan relatif tinggi.

» “Kompetensi Saja Sudah Cukup?”.
Idealnya lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan melakukan analitis, yaitu merubah persoalan yang rumit menjadi sederhana. Kemampuan analitis dapat digunakan untuk mengungkapkan kemungkinan resiko & peluang pendirian sebuah usaha.

Sayangnya banya lulusan perguruan tinggi lebih menonjolkan aspek munculnya dampak negatif daripada peluang bisnis itu sendiri. Seolah jadi nya berbisnis sendiri itu tidak layak bagi yg tidak punya modal. Sehingga mereka malah jadi tidak memiliki keberanian untuk memulai usaha…

Faktanya, bagaimana mungkin cukup bagi penyelenggara program studi hanya dengan mengandalkan mata kuliah kewirausahaan (2 SKS) untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan spirit kewirausahaan (technopreneurship).

Apalagi sistem perkuliahaan kewirausahaan lebih banyak di ruang kelas saja. Tidak mungkin bisa!.

» “Modal Usaha sebagai Penghambat?”.

Selanjutnya aspek permodalan adalah salah satu faktor penghambat lahirnya wirausahawan muda. Modal dianggap segala2nya. Perhitungan investasi, operasional, dan tingkat pengembalian modal menjadi begitu rumit dan menakutkan. Sehingga mereka lebih memilih sebagai sosok pencari kerja daripada membuka usaha dan lapangan kerja.

Faktanya, Modal usaha penting tetapi bukan dijadikan alasan untuk tidak memulai usaha. Modal merupakan sumberdaya kekayaan perusahaan. Pemodal berarti pemilik modal. Sedangkan Modal tidak selalu dalam wujud uang. Sehingga Pemodal adalah pemilik sumberdaya yang bukan selalu uang.

Keberanian = Faktor Kunci.

Bagi seseorang yang tak memiliki uang terbuka peluang untuk menjadi pemilik usaha alias “bussines owner”.

Orang banyak sering menyebut modal Non-Uang adalah “Modal Dengkul”.

Dengan bermodal “dengkul” kaki sendiri, seseorang dapat menahan beban dan berjalan serta beraktivitas usaha. Artinya tanpa diawali modal uang sebuah usaha dapat berdiri dan berjalan serta tumbuh dan berkembang membawa harapan pemiliknya.

Nah, Kalau seseorang tidak memiliki “dengkul” sendiri ??….. Ya gunakan “dengkul” orang lain.!.

Orang lain akan sangat tertarik meminjamkan “dengkul” nya selama ada kompensasi yang menarik dan fleksibel.

Membangun kemitraan permodalan seperti ini merupakan kombinasi yang rasional dan menjadi kekuatan lebih besar daripada modal dengan “dengkul” sendiri.

Keberanian mengambil resiko adalah syarat utama untuk menjadi pebisnis. Keberanian memulai usaha dengan modal “dengkul” menandakan kapasitas, kekuatan dan daya saing pebisnis itu sendiri. Semua orang memiliki potensi menjadi pebisnis modal “dengkul”.

Perbedaan menyolok satu dengan yang lain adalah keberanian bertindak-nya.
Karena sikap berani bertindak mampu mengeliminir hambatan terbesar merintis bisnis, yaitu permodalan.

Maka selayaknya hambatan ketidaktersediaan modal hendaknya jangan dijadikan alasan untuk tidak memulai, tetapi sebaiknya memicu lahirnya kreatifitas dan gagasan yang gemilang.

Faktanya, setiap gagasan atau ide yang lahir dari seorang yg tidak ber-uang memiliki daya tahan untuk bertahan dan berpotensi tumbuh berkembang.

Nah, Beranikah anda menjadi Pebisnis modal “dengkul” ?. Harusnya jawabnya: YES!!.

“Berhentilah mencela ide orang lain & berhentilah membunuhi cita2 sendiri. Memang tidak mudah, namun memang tidak ada yg mudah di dunia ini, kecuali mencela ide-ide orang lain”.

Salam bisnis.!

@DewoPakde
Penggiat usaha.

Advertisements

One thought on ““MEMULAI DENGAN MODAL DENGKUL”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s